Forkopimda Sidoarjo Tancap Gas, 232 Desa Sudah Masuk Peta Koperasi Merah Putih
Sidoarjo, Radar Nusa
Akselerasi pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sidoarjo mulai menunjukkan progres signifikan. Dari total 346 desa/kelurahan, sebanyak 232 titik kini telah masuk dalam portal pemetaan dan pembangunan.
Keseriusan itu ditandai langkah konkret jajaran Forkopimda Sidoarjo. Bupati, Kapolresta, Kajari, dan Dandim 0816 Sidoarjo kompak menandatangani komitmen percepatan pembangunan KDKMP di Delta Wicaksana Setda Sidoarjo, Rabu (29/4).
Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan, percepatan pembangunan KDKMP tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi lintas sektor hingga level desa menjadi kunci utama keberhasilan program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Ini program pemerintah pusat yang harus kita kawal bersama. Percepatan tetap jalan, tapi administrasi pendirian juga harus tertib dan selesai,” tegasnya.
Subandi mengingatkan, pembangunan gerai tidak boleh asal jadi. Ia menekankan pentingnya pemilihan lokasi yang strategis agar koperasi benar-benar hidup dan memberi dampak ekonomi.
“Lokasi harus terlihat, mudah dijangkau, dan punya potensi ekonomi. Kalau menurut panjenengan tidak laku, jangan dipaksakan,” ujarnya lugas kepada para kepala desa.
Dukungan penuh juga datang dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing. Ia memastikan kepolisian siap mengawal percepatan program ini melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kami siap bersinergi, berkolaborasi, dan berkomunikasi untuk memastikan implementasi KDKMP berjalan optimal,” tegasnya.
Senada, Kajari Sidoarjo Zaidar Rasepta menegaskan bahwa KDKMP merupakan program strategis nasional yang harus dikawal bersama, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Ini bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Kita dukung penuh agar pelaksanaannya berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo menyebut progres pembangunan KDKMP di Sidoarjo terus meningkat signifikan. Dari awalnya hanya 88 titik, kini capaian sudah mendekati 60 persen dari total desa yang ditargetkan.
“Perkembangannya sangat cepat. Ini bukti keseriusan semua pihak. Harapannya, Koperasi Merah Putih bisa benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.
Dengan percepatan yang terus digenjot, KDKMP diharapkan tidak sekadar menjadi gerai koperasi, melainkan pusat perputaran ekonomi desa—mendorong UMKM tumbuh, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Sidoarjo.(Tom)

Tidak ada komentar untuk "Forkopimda Sidoarjo Tancap Gas, 232 Desa Sudah Masuk Peta Koperasi Merah Putih"
Posting Komentar