Retreat Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Siap Tingkatkan Kinerja

Foto : Ist Doc : DPC PKB Pasuruan

Pasuruan, Radar Nusa
Gemblengan kepemimpinan ala militer di Akademi Militer Magelang menjadi pengalaman berharga bagi Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Selama enam hari, 14–19 April 2026, ia mengikuti retret pimpinan DPRD se-Indonesia dalam rangka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD).

Kegiatan ini bukan sekadar agenda formal. Para pimpinan DPRD ditempa dengan materi strategis yang menitikberatkan pada penguatan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan—tiga pilar utama kerja parlemen daerah.

“Banyak hal yang kami dapatkan di sini. Terutama bagaimana menjalankan fungsi DPRD secara seimbang dan optimal,” ujar Samsul saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Samsul menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar forum seremonial, melainkan ruang konsolidasi nasional yang efektif dalam menyatukan visi kebangsaan sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Retreat ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, integritas, dan semangat patriotisme yang sangat penting bagi kami sebagai pimpinan DPRD,” ujarnya.

Politisi PKB itu menegaskan, pendekatan yang diterapkan dalam retreat menggabungkan aspek konseptual dan praktik kepemimpinan. Hal ini dinilai penting untuk membentuk karakter pemimpin daerah yang tidak hanya kuat secara kebijakan, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan amanah rakyat.

Tak hanya itu, arahan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, menjadi “suntikan energi” bagi para pimpinan DPRD untuk meneguhkan komitmen kebangsaan di atas kepentingan politik jangka pendek.

“Pesan Presiden lugas: kepentingan bangsa harga mati. Ini jadi alarm keras bagi kami agar tidak terjebak pada kepentingan sempit,” ujarnya.

Samsul menjelaskan bahwa retreat tersebut mempertegas peran DPRD tidak hanya sebagai lembaga legislasi dan pengawasan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami semakin memahami bahwa DPRD harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah, memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan selaras dengan Asta Cita,” imbuhnya.

Ia juga mengungkap empat “senjata utama” hasil retreat: penguatan soliditas nasional antar pimpinan DPRD, peningkatan kapasitas kepemimpinan strategis, percepatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta sinkronisasi kebijakan daerah dengan program prioritas nasional.

Retreat yang diikuti 503 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia ini menjadi ajang konsolidasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Targetnya jelas—melahirkan pemimpin daerah yang tangguh, berintegritas, dan memiliki visi kebangsaan kuat.

“Hasilnya tidak boleh berhenti di forum. Harus terasa di daerah, harus berdampak untuk rakyat,” pungkas Samsul. (Tom)

Tidak ada komentar untuk "Retreat Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Siap Tingkatkan Kinerja"