Sidoarjo Tuan Rumah Garuda AI Impact Summit 2026 Regional, Dorong Transformasi Digital dan UMKM Naik Kelas
Sidoarjo, Radar Nusa
Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak transformasi digital di daerah. Hal itu ditandai dengan ditunjuknya Sidoarjo sebagai tuan rumah Garuda AI Impact Summit 2026 Regional, yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (21/4).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Garuda AI, Binar, Microsoft, serta Kementerian Komunikasi dan Digital RI, bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 150 ASN pengelola media sosial dari seluruh OPD dan 50 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam forum strategis tersebut.
Penunjukan Sidoarjo sebagai tuan rumah regional membuka peluang besar. Daerah ini berpotensi menjadi percontohan kebijakan AI lokal, model integrasi digitalisasi UMKM, pusat pengembangan ekosistem ekonomi digital daerah. Namun status ini juga membawa konsekuensi: Sidoarjo akan menjadi tolok ukur keberhasilan atau kegagalan program ini di tingkat nasional.
Jika roadmap hanya berakhir sebagai dokumen, maka:
dampak ekonomi tidak signifikan transformasi birokrasi berjalan lambat, kepercayaan publik terhadap program digital menurun. Sebaliknya, jika dijalankan konsisten, Sidoarjo bisa menjadi contoh bagaimana AI benar-benar mengubah wajah pelayanan publik dan ekonomi lokal.
Sebanyak 150 ASN pengelola media sosial OPD dilibatkan dalam forum ini. Mereka digadang-gadang menjadi garda depan transformasi komunikasi publik berbasis AI.
Secara konsep, langkah ini tepat. Pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang mampu mendeteksi isu publik secara cepat, menyusun narasi berbasis data, merespons, krisis komunikasi secara real time.
Selain ASN, Sebanyak 50 pelaku UMKM ikut dalam summit ini. Mereka menjadi kelompok yang paling sering disebut dalam narasi “penerima manfaat” transformasi digital. Pemerintah menargetkan UMKM naik kelas, menembus pasar global, memanfaatkan AI untuk pemasaran dan efisiensi usaha
Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo, Ainun Amalia menegaskan bahwa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini telah menjadi kebutuhan mendesak dalam pembangunan daerah.
“AI bukan lagi sekadar tren, tetapi instrumen vital untuk memperkuat daya saing dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hari ini, Sidoarjo bukan hanya menjadi saksi, tetapi juga kontributor dalam agenda strategis nasional,” ujarnya.
Ia menekankan, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan fondasi ekosistem digital yang inklusif sebagai bagian dari komitmen transformasi daerah. AI, menurutnya, akan menjadi “pengungkit” bagi tiga pilar utama pembangunan.
Pertama, penguatan tata kelola pemerintahan (smart governance) melalui penyederhanaan birokrasi dan pengambilan keputusan berbasis data. “Kita ingin birokrasi yang lebih ramping, tetapi semakin cerdas dalam melayani,” tegasnya.
Kedua, transformasi komunikasi publik yang responsif. Ainun menyebut, ASN harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan adaptif. “AI dapat membantu mendeteksi isu sejak dini sekaligus menyusun narasi publik yang lebih tepat sasaran,” imbuhnya.
Ketiga, mendorong inklusivitas ekonomi digital, khususnya bagi pelaku UMKM. Pemanfaatan teknologi, lanjutnya, harus merata dan tidak hanya dinikmati korporasi besar. “UMKM harus naik kelas dan mampu bersaing di pasar global dengan dukungan teknologi,” katanya.
Forum ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, mulai dari Direktur Binar Dita Aisyah, pegiat UMKM dan AI Jawa Timur Abdul Mughits, Widyaiswara Komdigi Yuliar M. Zega, hingga CEO Dapoer Digital Kreatif Sinar Hadi Wijaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sudewo, menjelaskan bahwa penyelenggaraan summit ini menargetkan lahirnya Peta Jalan Komitmen AI Lokal (Local AI Commitment Roadmap) yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi daerah.
“Hasil roadmap ini akan dikonsolidasikan dalam Buku Kebijakan AI atau AI Policy White Paper yang akan diluncurkan pada puncak National AI Summit mendatang,” jelasnya.
Mengusung tema “AI for Digital Economic”, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan ekosistem digital yang inklusif di Sidoarjo—baik dalam tata kelola pemerintahan maupun pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM.
“Ini peluang emas bagi ASN dan pelaku UMKM untuk meningkatkan keterampilan aplikatif. Manfaatkan forum ini untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan dampak nyata bagi kemajuan Sidoarjo,” pungkas Ainun.(Red)


Tidak ada komentar untuk "Sidoarjo Tuan Rumah Garuda AI Impact Summit 2026 Regional, Dorong Transformasi Digital dan UMKM Naik Kelas"
Posting Komentar