Polres Pasuruan dan SMKN 1 Purwosari Bangkitkan Kejayaan Uwi Ungu, Dukung Ketahanan Pangan dari Akar Rumput


Pasuruan, Radar-Nusa.com
Di tengah gencarnya upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Pasuruan memilih langkah yang berbeda namun sarat makna. Bersama SMKN 1 Purwosari, institusi kepolisian ini menghidupkan kembali budidaya uwi ungu, tanaman pangan lokal yang selama ini mulai jarang dilirik, untuk menjadi bagian dari solusi kemandirian pangan masa depan.

Program tersebut bukan sekadar penanaman umbi-umbian. Lebih dari itu, kolaborasi antara aparat kepolisian dan dunia pendidikan ini menjadi gerakan bersama dalam memanfaatkan potensi pangan lokal, mengoptimalkan lahan produktif, sekaligus menyiapkan generasi muda yang tangguh di sektor pertanian.

Uwi ungu dipilih karena memiliki nilai strategis yang tinggi. Umbi asli Nusantara ini dikenal kaya karbohidrat, serat, vitamin, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan, keberadaan uwi dinilai mampu menjadi alternatif sumber pangan yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras maupun jagung.

Di tangan para siswa SMKN 1 Purwosari, budidaya uwi ungu tidak hanya menjadi aktivitas pertanian biasa. Para pelajar dilibatkan secara langsung mulai dari proses pembibitan, penanaman, perawatan, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi. Model pembelajaran berbasis praktik ini diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda di bidang agribisnis yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Kapolres Pasuruan melalui Kasi Humas menegaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi nyata arahan Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan.

“Budidaya uwi ungu memiliki potensi besar karena selain bernilai gizi tinggi, juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah ekonomi. Ini menjadi peluang bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Langkah Polres Pasuruan ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong diversifikasi pangan berbasis potensi lokal. Selama ini, Indonesia memiliki ratusan jenis tanaman pangan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, keberagaman sumber pangan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan mengantisipasi ancaman krisis pangan global.

Melalui sinergi ini, Polres Pasuruan dan SMKN 1 Purwosari tidak hanya menanam umbi, tetapi juga menanam kesadaran baru bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekitar. Dari lahan-lahan produktif sekolah, harapan akan lahirnya generasi muda yang mencintai pertanian dan mampu mengolah kekayaan pangan lokal menjadi sumber kesejahteraan masyarakat.

Budidaya uwi ungu pun kini menjadi simbol bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program pemerintah, melainkan gerakan bersama untuk menjaga masa depan bangsa. Dari Pasuruan, langkah kecil itu mulai tumbuh menjadi harapan besar bagi terwujudnya kemandirian pangan Indonesia.

Tidak ada komentar untuk "Polres Pasuruan dan SMKN 1 Purwosari Bangkitkan Kejayaan Uwi Ungu, Dukung Ketahanan Pangan dari Akar Rumput"