Usai Resmikan Masjid, Bupati Pasuruan Sidak Bundaran Apolo: “Harus Bersih, Aman, dan Tertib!”
PASURUAN, Radar Nusa
Langkah cepat ditunjukkan Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo. Tak lama usai meresmikan Masjid Roudlotul Jannah di Dusun Janti, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Jumat (1/5/2026), ia langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bundaran Apolo—salah satu titik krusial lalu lintas yang selama ini kerap dikeluhkan warga.
Tanpa banyak protokoler, Rusdi tiba di lokasi sore hari. Ia menyisir area bundaran, mengamati kondisi jalan, aktivitas pedagang kaki lima (PKL), hingga truk-truk yang terparkir di bahu jalan. Pemandangan semrawut dan kesan kumuh yang masih tampak menjadi perhatian serius.
“Bundaran Apolo ini wajah kawasan Gempol. Tidak boleh terlihat kumuh. Harus bersih, tertata, dan aman,” tegasnya di lokasi.
Bundaran Apolo memang bukan titik biasa. Selain menjadi jalur penghubung antarwilayah dan akses menuju kawasan industri, lokasi ini juga dikenal rawan kecelakaan. Sejumlah insiden lalu lintas kerap terjadi, terutama akibat parkir liar kendaraan besar.
Warga sekitar pun mengaku resah. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, keberadaan truk yang parkir sembarangan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dengan penerangan terbatas.
Menjawab persoalan itu, Rusdi menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah menghilangkan kesan kumuh melalui gerakan kebersihan dan penataan kawasan. Ia mengapresiasi inisiatif Kecamatan Gempol bersama warga yang telah menggelar kerja bakti “Jumat Asri”, namun menilai perlu penguatan dari pemerintah daerah.
“Ini harus berkelanjutan. Kita mulai dari kebersihan dulu, lalu penataan secara menyeluruh,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Pemkab Pasuruan juga menyiapkan langkah tegas: penertiban PKL dan parkir liar, khususnya truk yang kerap berhenti di sekitar bundaran. Menurut Rusdi, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
“Parkir liar ini salah satu pemicu kecelakaan. Saya sering menerima laporan dari warga. Ini harus segera ditertibkan,” tandasnya.
Penataan Bundaran Apolo ke depan tidak hanya menyasar aspek ketertiban, tetapi juga estetika kawasan. Pemerintah berencana menjadikannya lebih representatif sebagai gerbang kawasan industri dan jalur strategis Pasuruan.
Sidak mendadak tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembenahan infrastruktur dan ruang publik menjadi prioritas. Rusdi ingin memastikan setiap sudut wilayah, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pengguna jalan, benar-benar layak dan aman.
“Kalau tertib, bersih, dan aman, masyarakat nyaman. Itu yang kita kejar,” pungkasnya.(Tom)

Tidak ada komentar untuk "Usai Resmikan Masjid, Bupati Pasuruan Sidak Bundaran Apolo: “Harus Bersih, Aman, dan Tertib!”"
Posting Komentar