Data Akurat Untuk Masa Depan Pasuruan, 1.513 Petugas Sensus Ekonimi Mulai Bergerak
Pasuruan, Radar-Nusa.com
Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi mengawali pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan menggelar Apel Siaga Petugas Sensus Ekonomi di Halaman Kantor Bupati Pasuruan, Jumat (12/6/2026) pagi. Sebanyak 1.513 petugas siap diterjunkan untuk melakukan pendataan langsung ke masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
Dimulainya sensus ekonomi ditandai dengan pemasangan rompi petugas oleh Bupati Pasuruan, HM. Rusdi Sutejo atau yang akrab disapa Mas Rusdi, kepada perwakilan petugas sensus sebagai simbol kesiapan pelaksanaan pendataan ekonomi terbesar di Indonesia tersebut.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk turut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas yang datang secara door to door dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.
Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional di masa mendatang.
"Kepada masyarakat, kami ingin semuanya ketika ada petugas sensus yang datang, bisa menerima dengan baik, dan memberikan keterangan yang sebenarnya sebagai fondasi Sensus Ekonomi 2026 untuk nanti kita dapat mengambil kebijakan dalam pembangunan," kata Mas Rusdi.
Ia menegaskan, pelaksanaan apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghasilkan data ekonomi yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, setiap data yang dikumpulkan petugas akan menjadi potret nyata kondisi ekonomi masyarakat Kabupaten Pasuruan yang nantinya digunakan sebagai dasar penyusunan berbagai program pembangunan.
"Mari bergerak serentak untuk mencatat setiap denyut ekonomi melalui pelaksanaan SE 2026, untuk Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera, dan berkeadilan," imbuhnya.
Kepada seluruh petugas yang akan terjun ke lapangan, Mas Rusdi juga berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, teliti, dan profesional sehingga seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat tercatat secara lengkap.
"Selamat bertugas. Selamat menjalankan tugasnya dengan baik dan dengan hasil yang selengkap-lengkapnya," pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan, Bagas Susilo, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Untuk mendukung kelancaran pendataan, BPS Kabupaten Pasuruan telah merekrut sebanyak 1.513 petugas yang terdiri atas 1.335 Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan 178 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 661 petugas merupakan laki-laki dan 852 petugas perempuan yang akan bertugas menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
"Seluruh petugas telah melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, hingga wawancara," jelas Bagas.
Tak hanya itu, seluruh petugas juga telah mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep sensus, teknik wawancara, tata cara pendataan, hingga penggunaan aplikasi digital yang akan digunakan selama pelaksanaan sensus di lapangan.
Mulai 15 Juni mendatang, para petugas akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun ke lokasi usaha untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang kondisi ekonomi masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Bagas berharap seluruh elemen, mulai pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, pelaku usaha hingga masyarakat luas dapat memberikan dukungan penuh demi kelancaran pelaksanaan sensus.
"Tinggal melaksanakan tugasnya saja. Dan kami mengharapkan dukungan dari seluruh jajaran pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat dan pelaku usaha agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas," pungkasnya.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap dapat memperoleh data terbaru mengenai perkembangan usaha, potensi ekonomi daerah, struktur ekonomi masyarakat hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Data tersebut akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan.(Tom/Kom)

Tidak ada komentar untuk "Data Akurat Untuk Masa Depan Pasuruan, 1.513 Petugas Sensus Ekonimi Mulai Bergerak"
Posting Komentar