Dukung Program Presiden, Polisi di Tutur Kawal Kebun Tomat Warga hingga Panen
Pasuruan, Radar-Nusa.com
Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional tak hanya dilakukan di ruang rapat atau kantor pemerintahan. Di lereng pegunungan Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, anggota Polri turun langsung ke lahan pertanian warga untuk memastikan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) berjalan optimal.
Bhabinkamtibmas Desa Pungging Polsek Nongkojajar, Aipda Daud B, melakukan pemantauan tanaman tomat dan bawang prei yang dibudidayakan masyarakat di lahan P2B Desa Pungging, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung implementasi Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.
Di tengah tantangan sektor pertanian akibat perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan, pemanfaatan pekarangan produktif dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.
Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati menjelaskan, meskipun Desa Pungging bukan termasuk desa percontohan program ketahanan pangan, pihaknya tetap aktif melakukan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam komoditas pangan.
“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani atau pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami hadir memberikan pendampingan dan motivasi agar warga semakin semangat mengembangkan tanaman pangan di pekarangan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam tomat, bawang prei, cabai, maupun sayuran lainnya memiliki dampak besar terhadap ketahanan pangan keluarga. Jika dilakukan secara masif, upaya tersebut dapat membantu menjaga stabilitas pasokan pangan hingga tingkat daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Daud tidak hanya memantau kondisi tanaman, tetapi juga berdialog dengan para petani dan warga untuk mengetahui perkembangan budidaya yang dilakukan. Ia memberikan dorongan agar masyarakat tetap konsisten merawat tanaman hingga masa panen.
Hasil pemantauan menunjukkan pertumbuhan tanaman berlangsung cukup baik dan mendapat respons positif dari warga. Antusiasme masyarakat dalam mengelola lahan pekarangan juga terus meningkat seiring pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Program P2B sendiri menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat rumah tangga. Melalui pemanfaatan pekarangan produktif, masyarakat didorong untuk mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus menciptakan sumber pendapatan tambahan.
Kehadiran Polri dalam program ini menjadi bukti nyata bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mengawal program-program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polsek Nongkojajar terus memperkuat sinergi bersama petani dan pemerintah desa demi mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dari desa untuk Indonesia.(Tom)

Tidak ada komentar untuk "Dukung Program Presiden, Polisi di Tutur Kawal Kebun Tomat Warga hingga Panen"
Posting Komentar