Momentum Bhayangkara ke-80, Kapolres Pasuruan Ajak Perkuat Sinergi Ulama, Umara, dan Masyarakat
Suasana religius menyelimuti kawasan Masjid Agung Jamik Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (14/6/2026) dini hari. Sekitar 1.000 jamaah memadati area depan masjid untuk mengikuti Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar Polres Pasuruan bersama Majelis Subuhan Al Busyro sekaligus Haul ke-2 Al-Hubabah Khodijah binti Muhammad Al-Hiduan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 04.30 hingga 07.00 WIB tersebut menjadi momentum spiritual yang mempertemukan ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat dalam satu majelis doa demi keberkahan serta keamanan Kabupaten Pasuruan.
Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun, Habib Muhammad Alawi bin Segaf Baharun, jajaran pejabat utama Polres Pasuruan, tokoh agama, habaib, serta jamaah dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada keluarga besar Majelis Taklim Al Busyro yang telah menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada warga.
"Kami memohon doa dari para alim ulama, kiai, habaib, dan seluruh jamaah agar personel Polri, khususnya Polres Pasuruan, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keikhlasan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat," ujar Kapolres.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan serta memperkuat sinergi antara ulama, umara, masyarakat, dan aparat keamanan sebagai fondasi terciptanya Pasuruan yang aman, damai, dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Habib Muhammad Alawi bin Segaf Baharun menegaskan bahwa majelis dzikir dan doa bersama merupakan sarana mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui dzikir, doa, dan amal saleh sebagai jalan meraih ketenangan hidup.
Pesan senada disampaikan Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT dengan meneladani sunnah Nabi Muhammad SAW.
"Bekal terbaik adalah iman dan amal saleh. Karena itu, mari membiasakan dzikir dan memperkuat hubungan dengan Allah dalam setiap aktivitas kehidupan," pesannya di hadapan ribuan jamaah.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil, dilanjutkan sambutan, tausiyah keagamaan, pembacaan doa bersama, pemotongan tumpeng dan kue peringatan Hari Bhayangkara ke-80, serta ditutup dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah.
Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum memperkuat pengabdian institusi Polri, tetapi juga memperkokoh kebersamaan dan persatuan antara aparat keamanan, ulama, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah.

Tidak ada komentar untuk "Momentum Bhayangkara ke-80, Kapolres Pasuruan Ajak Perkuat Sinergi Ulama, Umara, dan Masyarakat"
Posting Komentar